๐Ÿ“ Media Pembelajaran Interaktif ยท Informatika

Flowchart

Pelajari cara membuat dan membaca diagram alur โ€” bahasa universal untuk menggambarkan algoritma dan proses secara visual.

MULAI
Terminal
โ†’
Proses
Proses
โ†’
?
Keputusan
โ†’
SELESAI
Terminal

Simbol-simbol Flowchart

Kenali setiap simbol standar flowchart beserta fungsinya. Klik kartu untuk detail lebih lanjut.

MULAI / SELESAI
Terminal (Oval)
Menandai titik awal dan titik akhir dari sebuah flowchart.
Contoh: "Mulai", "Selesai", "Start", "End"
Setiap flowchart harus diawali dan diakhiri dengan simbol terminal. Bentuknya oval atau ellipse. Ada tepat 1 terminal "Mulai" dan minimal 1 terminal "Selesai". Flowchart tanpa terminal dianggap tidak lengkap.
Hitung / Simpan
Proses (Persegi Panjang)
Menunjukkan instruksi atau operasi yang dilakukan komputer.
Contoh: "Hitung luas = p ร— l", "Tambah nilai ke total"
Simbol proses adalah yang paling sering digunakan. Di dalamnya ditulis operasi yang dilakukan: perhitungan matematika, menyimpan nilai ke variabel, mengubah data. Hanya ada satu panah masuk dan satu panah keluar.
Kondisi benar?
Keputusan (Belah Ketupat)
Menunjukkan titik percabangan berdasarkan kondisi Ya/Tidak.
Contoh: "Nilai โ‰ฅ 75?", "x > 0?", "Stok habis?"
Simbol keputusan selalu menghasilkan dua jalur: "Ya" (True) dan "Tidak" (False). Kondisi yang ditulis harus bisa dijawab dengan Ya atau Tidak, bukan pilihan ganda. Simbol ini adalah inti dari struktur percabangan (IF) dan perulangan (LOOP).
Input / Output
Input/Output (Jajargenjang)
Menunjukkan operasi memasukkan data atau menampilkan hasil.
Contoh: "Masukkan nilai", "Tampilkan hasil"
Jajargenjang digunakan untuk dua hal: Input (pengguna memasukkan data ke program) dan Output (program menampilkan/mencetak hasil). Beberapa buku menggunakan simbol berbeda untuk input dan output, tapi jajargenjang paling umum.
A
Konektor (Lingkaran)
Menghubungkan bagian flowchart yang terputus karena keterbatasan ruang.
Contoh: Lingkaran "A" menghubungkan ke halaman berikutnya
Digunakan ketika flowchart terlalu panjang dan perlu dilanjutkan di tempat lain. Dua konektor dengan label yang sama (misal "A") berarti terhubung satu sama lain. Konektor yang mengarah ke atas biasanya menandai perulangan.
Panah / Aliran (Arrow)
Menunjukkan arah aliran atau urutan proses dalam flowchart.
Arah default: atas ke bawah, kiri ke kanan
Panah menghubungkan satu simbol ke simbol berikutnya. Arah standar: dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan. Panah yang melawan arah ini (misalnya ke atas) biasanya menandai perulangan. Setiap simbol (kecuali terminal akhir) harus memiliki minimal satu panah keluar.

๐Ÿ“ Aturan Membuat Flowchart yang Benar

01

Satu Titik Awal

Setiap flowchart hanya boleh memiliki tepat satu simbol "Mulai" sebagai titik masuk program.

02

Konsistensi Arah

Aliran utama bergerak dari atas ke bawah atau kiri ke kanan. Hindari arah yang membingungkan.

03

Keputusan = 2 Jalur

Simbol belah ketupat selalu menghasilkan tepat 2 jalur: "Ya" dan "Tidak". Tidak boleh lebih.

04

Gunakan Simbol Tepat

Setiap simbol memiliki fungsi spesifik. Jangan gunakan persegi untuk keputusan atau sebaliknya.

05

Semua Jalur Berakhir

Setiap aliran harus berakhir di simbol "Selesai" atau kembali ke titik tertentu (loop).

06

Label pada Panah Keputusan

Panah dari simbol keputusan harus diberi label "Ya"/"Tidak" atau "True"/"False" agar jelas.

Baca & Telusuri Flowchart

Perhatikan flowchart di sebelah kiri, lalu jawab pertanyaan tentang alur yang terjadi.

Diagram Flowchart

Pertanyaan

Susun Urutan Flowchart

Seret blok-blok proses ke urutan yang benar untuk membentuk flowchart yang logis!

๐Ÿงฉ Blok Proses (Acak)
๐Ÿ“ Urutan Flowchart

Kelompokkan Simbol & Konsep

Seret setiap pernyataan atau contoh ke kategori flowchart yang tepat.

๐Ÿงฉ Pernyataan

Kuis Flowchart

Uji pemahamanmu tentang simbol, aturan, dan logika flowchart!

dari 100 poin
-
Benar
-
Salah